Saat di Soul Society sibuk bertarung melawan musuh baru yang bernama Wandenreich, Kapten Yamamoto pun muncul dan ikut bertarung demi melindungi Soul Society. Dengan menggunakan kemampuan Bankai-nya, Kapten Yamamoto berhasil menundukkan pemimpin Wandenreich, tapi apakah pertrungan ini benar-benar sudah berakhir...?
Sabtu, 25 April 2015
Manga Bleach Bahasa Indonesia - Volume 58
Saat di Soul Society sibuk bertarung melawan musuh baru yang bernama Wandenreich, Kapten Yamamoto pun muncul dan ikut bertarung demi melindungi Soul Society. Dengan menggunakan kemampuan Bankai-nya, Kapten Yamamoto berhasil menundukkan pemimpin Wandenreich, tapi apakah pertrungan ini benar-benar sudah berakhir...?
Kamis, 23 April 2015
Manga Bleach Bahasa Indonesia - Volume 57
Disaat Ichigo yang terjebak di Hueco Mundo, Soul Society diserang habis-habisan oleh sekeompok orang yang menamai diri mereka, Wandnreich. Para kapten pun ikut bertarung menghadapi para penyusup tersebut. Tapi ni bukanlah pertarungan yang mungkin bisa mereka menangkan!
»» READMORE...
Read More..
Sabtu, 18 April 2015
Manga Bleach Bahasa Indonesia - Volume 56
Sekelompok orang menyebut diri mereka Wandenreich dan menyerang Soul Society, Ichigo pun segera menuju Hueco Mundo untuk menolong temannya Nel Tu. Dilain tempat, perang besar terjadi anntara Shinigami dan Quincy.
»» READMORE...
Read More..
Minggu, 12 April 2015
Manga Bleach Bahasa Indonesia - Volume 55
Setelah Ichigo mendapatkan kembali kekuatan shinigaminya, kedamaian pun kembali datang, namun tiba-tiba saja sirine berbunyi di Soul Society, yang menandakan jika ada musuh baru yang muncul. Bayangan hitam juga muncul di hadapan Ichigo dan teman-teman di Kota Karakura...
>>Maaf yaa.. sudah lama ane tidak update di blog ini, dikarenakan berbagai kesibukan di dunia nyata. hehe.. Belakangan ini ane mulai suka lagi baca manga (yang merupakan hobi dulu), jadi terlintas di pikiran untuk men-share komik di blog ini sekedar berbagi (secara gratis) .
Q : Kenapa komik Bleach?
A : Karena ane ingin aja men-share Bleach
Q : Kenapa mulai dari Volume 55?
A : Karena di Volume 55 ini dimulainya ARC (bagian) terakhir dari petualangan Ichigo dkk
Q : Apa komik ini pake bahasa indonesia?
A : Sudah jela, kan judulnya Manga Bleach Bahasa Indonesia
Q : Apakah akan terus di update?
A ; Insya Allah, jika ada waktu, kesempatan dan Kuota, pasti ane update bro
Q : Apakah ada rencana men-share komik-komik lain seperti Naruto, One Piece dan sebagainya?
A : Lihat saja nanti.. : D
Sabtu, 07 Februari 2015
Sejarah Anime dan Masuknya Anime ke Indonesia
berpendapat bahwa anime pertama yang kita lihat atau kita tonton
sepanjang sejarah kita adalah seperti Voltes V, God Sigma, Go shogun, Shogun
Getta, Go Lion dan juga Candy Candy. Nah anime-anime tersebut adalah anime TV
Seri di era akhir tahun 1970 hingga 1980-an.
Mungkin sempat penasaran kali ya, anime apa sih yang dipublikasikan
pertama kali dalam sejarah animasi Jepang ?
Mari kita belajar sedikit sejarah mengenai awal mulanya anime kemudian
anime apa yang menjadi pentolan pertama alias nongol untuk pertama kalinya di
Jepang...
Kalau untuk kategori TV seri pertama kali banyak orang termasuk ahli
sejarah anime pasti berpendapat Testuwan Atom (Astro Boy) merupakan anime TV
pertama.
Astro Boy pertama kali muncul pada jaman perang dunia kedua oleh seorang
buruh pabrik dan dokter,
Osamu Tezuka. Beliau termasuk orang yang pertama dan awal mula kemunculan
Manga. Pasti kita berpikir, lebih dulu mana anime atau manga ? semoga bisa kita
tarik kesimpulan dari artikel ini.
Osamu Tezuka terinspirasi oleh kartun karya Disney dan mulai berkarya
dalam animasi. Pada tahun 1947 Osamu yang pertama kali memunculkan sebuah buku
cerita bergambar sekelas novel, Shintakarajima. Pada tahun 1963 beliau berhasil
memproduksi sebuah anime Testuwan Astro atau dikenal dengan Astro Boy Jadi
Astro Boy merupakan anime TV pertama dong ??
Bukan, Astro Boy merupakan anime TV pertama berdurasi 30 menit yang
sukses secara Internasional.
Dua tahun sebelum munculnya Astro Boy sebenarnya ada yang merupakan TV
seri pertama dalam sejarah Jepang :
Mittsu no Hanashi
Mittsu no Hanashi
Release : 01 Mei 1961
jenis : TV Seri
TV Special Mittsu no Hanashi berjumlah 3 episode (trilogi) mengenai tiga
kisah yang populer yaitu Third Blood, Oppel and the Elephant dan Sleepy Town.
Third Blood yang menjadi seri TV anime pertama di Jepang. Disiarkan oleh NHK
dan disutradarai oleh Keiko Kozonoe
Lalu bagaimana dengan Movie pertama dari anime ?
Ternyata lebih dulu Movie Anime
ketimbang TV Seri. Pada tahun 1943 sebuah anime movie berdurasi panjang pertama
kali muncul menceritakan serangan Amerika terhadap Pearl Harbour pada tahun
1941. Anime tersebut adalah Momotarou no Umiwashi tapi masih hitam putih.
kemudian secara kronologis muncul Movie yang tercatat sebagai Movie Anime
pertama :
Hakujaden
Release : 22 Oktober 1958
Produksi : Toei Animation
jenis : Movie
Hakujaden merupakan anime movie pertama kalinya yang menggunakan warna.
Seiyuu nya hanya dua orang, tapi memerankan suara semua peran yang ada. Movie
berdurasi 78 menit ini disutradarai oleh Kazuhiko Okabe dan Taiji Yabushita.
Ceritanya berdasarkan dari legenda Cina.
Nah, setelah TV Seri dan Movie,
sekarang kita membahas OVA pertama kali dalam sejarah. Jenis anime yang ini
muncul paling belakangan dan era mulai bangkitnya studio studio anime :
Dallos (Dallos Hakaishirei)
Release : 12 Desember 1983
Produksi : Bandai Visual
Jenis : OVA
Dallos merupakan OVA pertama kali disiarkan. Animasinya dikerjakan di
studio Pierrot dan berdurasi 83 menit. Disutradarai oleh Mamoru Oshii dan
disiarkan oleh Bandai Channel
Demikian deh artikel ini sampai disini, semoga bisa mencerahkan
pengetahuan kita tentang sejarah anime di Jepang. Mungkin nanti akan dibuat
artikel lagi mengenai daftar anime anime TV seri yang dipublikasikan sejak
tahun 1960 sampai sekarang.
Tahun 1980-1989
Berawal dari serial Google V, Ultraman hingga anime klasik seperti Voltus
V, Macross, Gundam bahkan dorama Klasik Oshin, sedikit demi sedikit masyarakat
Indonesia mulai diperkenalkan kepada bentuk dan jenis hiburan yang berasal dari
Jepang (J-Entertaintment). Pertama kali anime masuk di Indonesia adalah
sekitar awal tahun 1980-an yang langsung menjadi trend di masyarakat. Hal ini disebabkan karena anime-anime pada masa tersebut merupakan pelopor dari eksistensi anime di Indonesia. Yaitu untuk pertama kalinya masyarakat mengenal anime, yang sama sekali berbeda dengan film-film animasi buatan Amerika atau Eropa Barat yang sebelumya merajai dominasi film di animasi Indonesia. Masyarakat memandang anime sebagai suatu bentuk hiburan baru yang unik dan menarik sehingga dengan cepat meraih popularitas.
Penonton anime di Indonesia pada masa tersebut terutama adalah anak-anak.
sekitar awal tahun 1980-an yang langsung menjadi trend di masyarakat. Hal ini disebabkan karena anime-anime pada masa tersebut merupakan pelopor dari eksistensi anime di Indonesia. Yaitu untuk pertama kalinya masyarakat mengenal anime, yang sama sekali berbeda dengan film-film animasi buatan Amerika atau Eropa Barat yang sebelumya merajai dominasi film di animasi Indonesia. Masyarakat memandang anime sebagai suatu bentuk hiburan baru yang unik dan menarik sehingga dengan cepat meraih popularitas.
Penonton anime di Indonesia pada masa tersebut terutama adalah anak-anak.
Pada periode tersebut anime beredar dalam bentuk format video cassete
yang muncul seiring dengan populernya mesin video Beta. Dan yang sangat
berperan besar dalam peredaran dan perkembangan anime pada saat itu adalah Trio
Video Tara, yaitu sebagai satu-satunya distributor resmi anime di Indonesia.
Anime yang masuk di Indonesia terutama adalah judul-judul yang populer
dan dibuat di Jepang pada era 1970-an, yaitu anime genre science fiction yang
banyak menampilkan cerita dengan mecha Super Robot, seperti Voltus V, God
Sigma, Captain Giking, Getta Robo, atau Star Blazers. Selain genre science
fiction, di Indonesia juga terdapat anime dengan genre komedi seperti Doraemon,
genre Magical Girls seperti Lulu The
Flower Angel, atau genre drama romance seperti Candy-Candy dan lain sebagainya.
Flower Angel, atau genre drama romance seperti Candy-Candy dan lain sebagainya.
TVRI sebagai satu-satunya stasiun televisi di Indonesia pada masa itu
juga turut berperan dengan menayangkan anime. Dimulai dengan ditayangkannya
anime Kum-Kum (Wanpaku Omukasi Kum-kun),
sejak saat itu secara perlahan tapi pasti animo masyarakat terhadap anime mulai tumbuh.
sejak saat itu secara perlahan tapi pasti animo masyarakat terhadap anime mulai tumbuh.
Tahun-tahun selanjutnya perjalanan hidup anime mengalami pasang surut dan
sempat vakum seiring dengan berakhirnya era mesin video Beta pada akhir tahun
1980-an. Hal ini juga dikarenakan stasiun televisi lebih banyak memberikan jam
tayangnya untuk animasi buatan Amerika atau Eropa yang dianggap lebih mudah
memperoleh popularitas. Trend anime kemudian mulai memudar dan sedikit demi
sedikit ditinggalkan dan masyarakat beralih ke sesuatu yang lebih populer pada
saat itu. Tetapi bagi para penggemar anime sesungguhnya yang tidak hanya
sekedar mengikuti trend, masih tetap eksis walaupun hanya sebagai
kelompok minoritas diantara dominasi film Amerika terutama produksi Disney.
kelompok minoritas diantara dominasi film Amerika terutama produksi Disney.
Anime mulai kembali eksis di Indonesia pada awal tahun 1990-an, yaitu
seiring dengan bermunculan stasiun-stasiun televisi baru seperti RCTI disusul
kemudian oleh SCTV dan Indosiar. Stasiun-stasiun TV tersebut mulai gencar
menayangkan sejumlah judul anime yang kemudian menjadi hits atau populer terutama
oleh target pemirsa anak-anak, diantaranya seperti Doraemon, Saint Seiya,
Sailor Moon, Magic Girls, Magic Knight Rayearth, Born to Cook, Dragon Ball,
Shulato dan masih banyak judul lainnya yang pernah ditayangkan oleh stasiun
televisi sehingga secara tidak langsung mendukung perkembangan anime di
Indonesia.
Anime Doraemon mulai diperkenalkan kepada masyarakat Indonesia sejak
tahun 1991 yang ditayangkan oleh RCTI. Kisah serial Doraemon yang menampilkan
kehidupan sehari-hari dari karakter Doraemon, Nobita, dan kawan-kawannya ini
menjadi sangat populer dikalangan anak-anak bahkan orang dewasa. Hal ini karena
meskipun dengan cerita yang sederhana karena memang ditujukan untuk target
pemirsa anak-anak, namun ditampilkan secara menarik sehingga serial ini sampai
sekarang mampu bertahan hingga selama lebih dari 20 tahun sejak pertama kali
penayangannya.
Meskipun belum dapat mengalahkan dominasi film-film animasi Amerika namun
dapat dikatakan dengan ditayangkannya anime-anime tersebut merupakan suatu
pernyataan bahwa anime masih dapat berkembang dan diterima oleh masyarakat. Hal
ini tentu saja mendapat respon positif serta merupakan sesuatu yang
menggembirakan bagi para otaku di Indonesia.
Kemudian karena terjadinya krisis ekonomi di Indonesia, anime pun berada
dalam kondisi kritis. Hal ini dapat dilihat dari jumlah jam tayang anime di
televisi yang mulai menunjukkan penurunan, dimana juga sempat memunculkan
kekhawatiran dari para otaku bahwa sekali lagi perjalanan hidup anime berakhir
sampai disitu saja.
Hingga akhirnya pada akhir tahun 1990-an anime mulai kembali booming dan
menjadi trend karena adanya ‘demam’ Pokemon (Pocket Monster) yang melanda
Indonesia. Siapa yang tidak ingat dengan Pokemon? Pokemon adalah salah satu
nama dagang paling kontroversial di dunia ini. Mulai dari jasanya dalam
mempopulerkan Game Boy, sistem game handheld terlaris di dunia, hingga
mendapatkan penghargaan lewat tokoh Pikachu yang dinobatkan sebagai salah satu
figur paling berpengaruh di dunia. Disusul kemudian kesuksesan versi manga, serial
anime, dan anime movie yang bahkan meraih sukses besar di Amerika.
Trend anime ini juga didukung dengan munculnya distributor resmi yang
berusaha memenuhi kebutuhan otaku akan masuknya lebih banyak anime di
Indonesia. Sejak tahun 1999, P.T. Ardya Insani Internasional yang dikenal
dengan Tora Home Entertainment selaku pemegang lisensi di Indonesia, bekerja
sama dengan pihak Animation International Ltd (AI) yang merupakan distributor
anime dari studio-studio ternama di Jepang. Dengan adanya kerjasama tersebut,
pihak Tora berhasil mendapatkan ijin resmi untuk mendistribusikan sejumlah
anime-anime populer seperti Neon Genesis Evangelion (Shin Seiki Evangelion),
Curious Play (Fushigi Yuugi), Flame of Recca (Recca no Honou), Clamp School,
Macross, dan lain sebagainya yang beredar dalam bentuk VCD.
Apa yang telah terjadi di masa
lampau dengan boomingnya anime di Indonesia, semoga dapat menjadi tonggak sejak
sejarah bagi kita yang hidup di periode yang sekarang ini. Semoga kesuksesan di
masa lampau bisa kembali terulang dimasa depan sehingga kita dapat disuguhi
oleh anime-anime yang menarik melaui stasiun televisi kita. Walaupun sekarang
jamannya sinetron dan anime sudah sangat memudar (karena trend sinetron yang
berkembang di masyarakat) tapi setidaknya ada pengharapan bagi kita yang ingin
melihat kembali kesuksesan anime di Indonesia.Sumber : http://gudanganime17.blogspot.com/2013/11/sejarah-anime-dan-masuknya-anime-ke.html
Langganan:
Postingan (Atom)




